Friday, January 18, 2013

Kiat Menurunkan Risiko Serangan Jantung


Penyakit jantung  merupakan penyebab utama kematian di era modern sekarang. Tak hanya di negara maju, di negara berkembang seperti Indonesia juga demikian. Perubahan lingkungan, pola makan, gaya hidup, merupakan sebagian penyebab meningkatnya kasus penyakit jantung ini.
Beberapa kondisi, seperti usia , hipertensi, gangguan irama jantung, kolesterol tinggi, diabetes, stres dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami serangan jantung dan stroke.

Kiat  di bawah ini mudah-mudahan dapat menurunkan risiko Anda mengalami serangan jantung dan stroke :

Monday, January 14, 2013

Penyebab Mudah Lelah


Jangan heran jika berbagai upaya yang sudah dilakukan untuk mengembalikan energi tubuh tak pernah berhasil. Mungkin itu karena Anda belum tahu apa penyebab tubuh selalu merasa lelah.

Simak beberapa penyebab utama mengapa tubuh selalu merasa lelah mesti tak banyak beraktivitas.

- Kekurangan vitamin dan mineral
Kadar vitamin D, B12 atau zat besi yang rendah bisa menyebabkan Anda lelah, cemas, dan merasa payah. Bahkan, kekurangan vitamin D bisa menyebabkan otot terasa lemah dan nyeri.

Thursday, January 10, 2013

Cara Sel Punca Mengatasi Penyakit


Penasaran dengan mekanisme kerja sel punca mengobati berbagai penyakit? Feng Qi Rong, dokter sekaligus peneliti sel punca dari Modern Hospital Guang Zhou Cina memberikan penjelasannya:

Sel punca merupakan sel yang memiliki kemampuan membelah dengan cepat dan belum memiliki fungsi khusus. Sel ini dengan teknik tertentu dapat disisipkan ke dalam jaringan atau organ yang bermasalah untuk dapat "meniru" fungsi dari sel-sel di jaringan atau organ tadi, sehingga organ dapat menjalankan fungsinya dengan normal kembali.

Berikut adalah beberapa jenis penyakit yang dapat diobati dengan sel punca dan mekanismenya yang dipaparkan oleh Feng :

Wednesday, January 9, 2013

Pentingnya Sarapan


Sarapan adalah waktu makan yang terpenting dalam sehari. “Selama ini orang berpikir hanya minum air, kopi, atau teh sudah sarapan, atau hanya makan sepotong kue kecil sudah dianggap sarapan. Padahal itu belum cukup untuk dikatakan sarapan. Menurut Hardinsyah yang juga Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, masih banyak masyarakat yang salah memaknai sarapan. Hal ini mungkin karena masih banyak yang belum tahu manfaat sarapan. Sarapan tidak bisa diartikan makan pagi atau minum pagi saja. Paling tidak, sarapan harus mengandung karbohidrat dan protein seimbang, ditambah dengan vitamin dan mineral.
“Satu butir telur atau satu gelas susu untuk sarapan masih belum cukup.
“Kebutuhan vitamin dan mineral memang paling sulit dipenuhi saat sarapan. Berbeda dengan karbohidrat dan protein yang relatif mudah didapatkan hanya dari nasi dan lauk. Maka sebisa mungkin tetap sisipkan sayuran atau buah dalam sarapan,” tambahnya.