Saturday, January 5, 2013

Terapi Kanker Prostat Bikin Penis Mengecil


Sejumlah kecil pria pasien kanker prostat mengeluhkan ukuran penis mereka tampak mengecil setelah menjalani serangkaian terapi pengobatan kanker prostat. Mereka juga merasa menyesal memilih terapi pengobatan tersebut. Karena berbagai kemungkinan efek samping yang bisa terjadi, pasien sering kali bingung memilih terapi pengobatan.
"Hasil penelitian ini menunjukkan, pemendekan penis ini sangat berpengaruh pada kualitas hidup pasien.  Efek samping tersebut ternyata cukup sering dialami oleh pasien yang menjalani prostatectomies atau operasi pengangkatan prostat dan pasien yang menjalani terapi hormonal serta dikombinasikan dengan radiasi.

Friday, January 4, 2013

Ditemukan Terapi Kanker yang Potensial


Kanker dan HIV merupakan penyakit yang menjadi momok karena belum ada obat yang bisa menyembuhkannya. Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Cell Stem Cell memfokuskan penelitian pada sitotoksik sel T, yaitu sel imun yang dapat mengenali secara cepat tanda-tanda dari sel kanker yang menyerangnya.
Saat sel asing, baik itu sel lain, virus, maupun bakteri menyerang, sebenarnya tubuh sudah membuat sendiri mekanisme pertahanan, yaitu dengan mengerahkan sel-sel imun untuk melawannya. Hanya, sistem pertahanan ini belum terlalu kuat untuk menghadapi penyakit, seperti kanker dan HIV. Oleh karena itu, para peneliti berharap dengan menyuntikkan sel tambahan, sistem imun pun dapat diperkuat dalam melawan kedua penyakit ini.

Wednesday, January 2, 2013

Tips Kurangi Risiko Serangan Jantung


Fenomena meningkatnya kematian akibat serangan jantung selama liburan, natal, dan tahun baru sudah lama diketahui. Fenomena ini di Amerika Serikat dikenal dengan Holiday Heart Syndrome.

Bagaimana fenomena ini di Indonesia? Saya belum menemukan referensinya, tetapi kecendrungan itu saya lihat ada. Untuk itu, tips dibawah ini mudah-mudahan dapat mengurangi risiko itu pada saat Anda merayakan liburan, Natal dan tahun baru ini :

Tuesday, January 1, 2013

Aktivitas Fisik Pengaruhi Kemampuan Otak


Jika usia Anda sudah lebih dari 40 tahun, wajar jika Anda mulai merasa sering lupa. Atau pada suatu saat, Anda juga lupa memenuhi sebuah janji dengan seseorang.
Lupa akan sesuatu hal yang kecil sebaiknya tak perlu Anda takutkan. Namun sering lupa juga dapat menjadi sesuatu yang menganggu, terlebih jika keadaannya bertambah buruk.
Itulah yang membuat Anda harus terus berupaya membuat otak tetap aktif. Namun sebuah studi baru menyatakan bahwa ada sesuatu yang lebih baik selain melatih "otot" otak. Frontal lobe memiliki peran penting dalam penyelesaian masalah, kepribadian, daya analisa, dan daya ingat. Sehingga penting disini untuk melakukan olahraga fisik sebaik Anda melakukan olahraga otak.

Selain berolahraga rutin, inilah beberapa aktivitas yang dapat dilakukan sehari-hari untuk menambah jumlah porsi aktivitas fisik Anda: