Sunday, October 7, 2012

Lendir di Saluran Napas Dapat Mengancam Nyawa


Lendir berperan dalam menjaga saluran pernapasan. Namun, lendir yang berlebihan pada penderita asma bisa mengancam nyawa.
”Ketahanan tubuh dan saluran pernapasan dijaga oleh mekanisme yang tidak spesifik, seperti batuk, hingga oleh sistem lendir (mukus) di saluran pernapasan,” kata Wiwien Heru Wiyono, dokter spesialis paru dari Departemen Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi Universitas Indonesia dan RS Persahabatan, dalam The 14th International Meeting on Respiratory Care Indonesia (Respina) 2012, Jumat (5/10), di Jakarta.
Wiwien mengatakan, mukus berfungsi melembabkan saluran napas dan menjerat mikroorganisme atau kotoran untuk dikeluarkan lewat batuk. ”Mukus biasanya encer, tetapi bisa mengental untuk menangkap mikrogranisme atau kotoran,” ujarnya. Gen mukus teraktivasi oleh kuman. Bentuk awal yang berupa butiran berubah menjadi lendir.
Namun, pada penderita asma, yakni penyakit peradangan kronis dan terkait dengan kesensitifan, produksi mukus terlalu banyak sehingga menyumbat jalan napas dan menyebabkan kematian. Hal itu terjadi pada serangan asma berat.